Minggu, 07 Juli 2013

Langit Anggun


Langit Anggun
oleh ARaFa
:untuk Ummu Nafisah

meski angin bermalas-malasan
tapi layang-layang tetap terbang
layang-layang membawa doa
menghias langit hati dan pikiran yang entah untuk siapa

kita tahu hujan tak akan mengentikannya
hujan hanya membuatnya lebih indah
melayang dengan tegar tanpa kenal lelah
tapi apakah hujan air mata kita baik baginya?

kau tahu, hujan kadang tak indah
hujan saat itu bahkan mengundang air mata kita
tapi yang kutahu layang-layang tetap terbang
terbang di langit hatiku yang membawa keanggunanmu

7/7/2013

Kamis, 04 Juli 2013

Bineka Curiga


Bineka Curiga
oleh ARaFa

Cobalah belai helaian curiga itu, sayang
Niscaya kau tak akan pernah menemukan sudutnya
Karena jawabanmu diterbangkan nafsu
Dan enggan pulang pada nurani yang tak mendamaikan

Kini di sinilah diri menepi
Menghitung hari yang masih layak dinanti
Bersamamu, sayang
dalam jerat kenang yang terpisahkan

Kenang mana?
Aku tak tahu yang mana
yang biru? merah? unggu?
Semua indah tanpa curiga

Membuangnya
Bersinarlah kita

4/7/2013

Selasa, 02 Juli 2013

Guratan Harapan


Guratan Harapan
oleh ARaFa

aku sama sekali tak kecewa kepada angin yang enggan meniupkan wangi tubuhnya
karena aku tahu wangi-wangian akan terkucilkan oleh teduh kain yang ia pakai
aku tak hendak mendemo hujan yg tega membasahi jemuran luka yang hendak kukeringkan
karena luka itu tanda hidup dalam cinta bukan menerbangkan diri di langit bahagia

inilah kami bersama guratan kisah para bocah
tertawa semenit lalu menangis kemudian tertidur
dan kami tahu tangan itu tak akan terlepas selama kami mau menggapainya

maka lihatlah kisah kami
tumpukan harapan yang kuingin berakhir bahagia

2/7/2013

Selasa, 11 Juni 2013

Pemilik Warna Biru


Pemilik Warna Biru
oleh ARaFa

hari ini masih sama
hari di saat ku melihat cantikmu
menebar biruku

tak diragukan
cantikmu kan bertahan
pada ingatan akan kematian

kau tahu, cinta
mataku telah mengalah
hatilah kini berkuasa
pemilik warna yang memilihkannya

11/6/2013

Sabtu, 08 Juni 2013

Dua atau Tiga Rindu

 Dua atau Tiga Rindu
oleh ARaFa

cintaku menyapa mahkota bunga
tersipu di antara serbuan gerimis
simpul tawanya menggoda bulan
pada dua hitungan atau tiga hentakan

yakinlah tuan
suatu saat tangkai itu pasti akan mencium tanah
karena ia telah merindu
merindu kembang yang akan tumbuh

8/6/2013

Gerimis Manis

Gerimis Manis
oleh n3n

kini gerimis turun dengan irama satu dua
tetes demi tetes turun dari asbes
segarkan udara ini
menghapus gersang yang tak kunjung hilang
inilah gerimis
hujan yang manis

8-6-2013

Rabu, 05 Juni 2013

Hujan Kenangan



Hujan Kenangan
oleh ARaFa

tatap mata itu masih tak menggapaiku
terhalang indah kemuliaan bulan kita
tak mengapa, karena kau mungkin terpantulkan
akan menjadi indah
kuingin kau tetap indah
bahkan hujan yang terhenti akan hadirkan indahmu

janjiku,
takkan kau lihat air mataku
meski hujan tak berkompromi
air mataku akan menguap, sayang
demi cintaku padamu
ia akan tersenyum
turun bersama hujan kenangan
menggenang bersama ingatan

5/6/2013

Epos Kecilku



 Epos Kecilku
oleh ARaFa
Bahagia bersama hujan
Bukan air mata
Melangkah seiring ladang hati
di hitungan tiga
dan wajahku terpekur
Merindu hari yang belum pasti
Menggenggam impi meski tak bernyali

Wahai pemangku tahta yang kekal
persembahanku guratan pelangi bias warna
bersembunyi dalam klausa
rangkaian kata sederhana
Aku mencinta dirinya
Belum layakkah menjadi sempurna?

5/6/2013

Rabu, 15 Mei 2013

Tiga Hitungan


Tiga Hitungan
oleh ARaFa




Dan waktu tak mungkin disalahkan
Tiga hitunglah peluangku
Aku mau,
meski ku berada di simpang ragu

tak usah khawatir
dengan atau tanpaku
langit takkan pernah menahan hujan
ia kan indah, selalu

kau harus bahagia, puteri
meski tiga hitungan terlewatkan

26/2/2013

Deras Cinta


Deras Cinta
oleh ARaFa



Jangan tunggu remang malam ini,
Sayang
Aku tak mau kau lelah di tengah penantian
Deras cintaku
balaslah dengan lesungmu itu
Pandangilah!
Di mataku ia kan terlihat sangat indah

23/4/2013

Selasa, 14 Mei 2013

Cinta Sederhana


Cinta Sederhana
oleh ARaFa


Cinta itu ternyata sederhana
Sesederhana daun yang terlepas dari tangkainya
Melayang ia menerpa siapa saja yang berjalan dibawahnya

Tapi wahai, ini bisa menjadi sangat rumit
Saat daun menimpa pengelana yang lelah
diantara haus dan mata yang berkunang
menapak tergagaplah ia di atas tanah merah

Aku harus melolong pada pemilik langit
hingga awan mulai melirik bumi dan merindu
Aku harus segera meminta berkat cintanya
karena aku bukan pengelana
Cintaku sederhana..

14/05/2013
just4tn3